Rabu, 13 Mei 2015

Cara Mengcopy File/Folder

Cara Mengcopy File Dengan Cepat

Jika anda pernah memakai TeraCopy, atau sudah upgrade ke Windows 8, mungkin anda akan merasa bahwa Windows 7 membutuhkan waktu lebih lama untuk mengcopy file. Masalah lain yang bisa muncul ketika kita mengcopy file di Windows 7 adalah apabila kita memindahkan sejumlah besar file, memindah keseluruhan folder misalnya, dan ada salah satu atau beberapa file gagal di copy, maka proses peng-copy-an akan terhenti. Padahal folder yang hasil copy-an sudah terbentuk. Biasanya, daripada nanti ada file yang gagal dicopy, folder hasil copy-an itu dihapus, dan mengulangi proses mengcopy lagi. Kalau beruntung ya syukur, kalau gagal, kita musti teliti file mana yang sudah berhasil di copy, dan mana yang error. Nah, berikut ini ada.                      4 cara mengcopy file dengan cepat di Windows 7 atau XP. referensi: MakeUseOf
Selain kecepatan proses copy atau pemindahan, kita juga membutuhkan kenyamanan pakai dan kehandalan proses itu. Pada Windows 7, jika terjadi error saat pemindahan file, kita akan disuguhi kotak dialog yang menunggu respon kita. Pengguna jadi tidak bisa meninggalkan proses itu berjalan sendiri. Ini sungguh mengesalkan. Pengguna membutuhkan penangan yang lebih baik jika terjadi masalah atau error.
Gunakan shortcut keyboard dan mouse
Rata-rata pengguna Windows melakukan copy file atau pemindahan (moving files) dari dalam Windows Explorer. Untuk file berukuran kecil, atau sekelompok file kecil, Windows Explorer menangani proses pengcopyan dengan baik. TeraCopy tidak akan memberi anda kecepatan lebih yang signifikan. Tapi penggunaan shortcut umum berikut ini akan memotong sejumlah besar waktu yang anda butuhkan untuk menggeser pointer mouse, klik kiri, klik kanan, memilih pilihan copy, berpindah ke folder tujuan, klik kanan, pilih paste. Ini sudah cukup cepat sebenarnya, tapi kalau anda memakai shortcut, akan lebih cepat lagi.
  • Ctrl+C: Mengcopy file atau sekumpulan file terseleksi
  • Ctrl+X: Cut file terpilih
  • Ctrl+V: Paste file tercopy atau tercut ke dalam folder aktif
Ketika memilih file untuk dicopy atau di-cut, anda bisa menggabungkan penggunaan tombol keyboard dan klik mouse.
  • Ctrl+klik kiri: memilih beberapa file dari file di dalam folder
  • Shift+klik kiri: memilih beberapa file dari file terpilih sampai file yang ditunjuk oleh hover pointer mouse
Jika menggunakan tombol keyboard terlalu sulit dihafal, anda juga bisa menggunakan fitur drag-and-drop.
  • Klik kiri pada suatu atau sekelompok file terseleksi, seret ke folder tujuan, lepas tombol kiri mouse, maka file anda akan berpindah tempat.
  • Klik kanan pada satu atau sekelompok file terseleksi, seret ke lokasi baru, bebaskan tombol kanan mouse, dan muncul menu untuk mengcopy atau memindahkan file tadi.
Upgrade ke Windows 8
Penggunaan aplikasi tambahan untuk mempercepat proses copy file seperti TeraCopy yang akan kita bahas setelah ini, bisa jadi tidak penting bagi sebagian orang yang sudah upgrade OS mereka ke Windows 8. Windows 8 telah menambahkan kotak dialog pengcopyan file yang lebih baik dibanding Windows 7, sekarang namanya File Explorer. Bukan hanya lebih cepat, tapi juga menggabungkan beberapa operasi copy file bersamaan dalam sebuah kotak dialog, dan juga memungkinkan pengguna untuk mem-pause operasi copy file tertentu saja tanpa menghentikan keseluruhan prosesnya. Bagusnya adalah dia tidak lagi menunggu respon kita ketika terjadi error copy, tapi melanjutkan pengcopyan file lain yang tidak bermasalah.                       Install TeraCopy
Ok, bagaimana dengan yang belum mau upgrade ke Windows 8? Anda mungkin masih memakai Windows 7, Vista, atau XP. Pilihannya adalah dengan memakai TeraCopy. Aplikasi ini memakai sebuah algoritma untuk mempercepat pengcopyan atau pemindahan file, proses copy bisa dipause dan resume, memberi penanganan yang lebih baik jika terjadi file error copy. Dan yang paling menguntungkan adalah TeraCopy bisa diatur supaya otomatis terintegrasi dengan Windows Explorer. Dia akan langsung menggantikan Windows Explorer ketika mendeteksi anda melakukan pemindahan file. Kalau anda tidak mau, bisa di nonaktifkan dengan mudah.
Shell integration ini default-nya off loh. Untuk mengaktifkannya, buka TeraCopy, klik tombol Menu, pilih Preferences, dan centang pada kotak Use TeraCopy as default file handler. Silahkan download TeraCopy Versi Terbaru!
Gunakan Robocopy Command dalam Batch Script
Sejak Windows Vista, Microsoft menyertakan sebuah tool yang berjalan di command prompt, namanya Robocopy, atau “Robust File Copy.” Perintah ini akan mengcopy file lebih cepat dari pada versi yang berjalan dalam Windows 7. Jika anda hanya akan memindahkan atau mengcopy file biasa, mungkin ini tidak diperlukan, tapi perintah ini sangat flexible.
Anda bisa menjalankan perintah Robocopy dari dalam command prompt. Jalan lainnya adalah dengan menuliskan sebuah batch script yang di dalamnya memuat perintah Robocopy. Utamanya ketika anda perlu melakukan perintah pengcopyan berkali-kali. Daripada harus berputar-putar di Windows Explorer, anda cukup menjalankan batch file tadi saja.
Anda juga boleh menjalankan batch file tadi dalam jeda waktu tertentu secara berkala, sehingga ini bisa jadi solusi mudah untuk melakukan backup otomatis.
Untuk keterangan lebih lengkap mengenai Robocopy, silahkan pelajari dokumentasi tentang Robocopy di situs resminya. Anda akan menemukan daftar kemungkinan perintah yang didukung oleh Robocopy.

Cara Mempaste File/Folder

Menyisipkan teks


Sekarang Anda tahu bagaimana Copy dan Cut data dari dokumen dan memilikinya ditempatkan dalam clipboard, Anda perlu belajar bagaimana untuk mengambil data dan tempat dalam dokumen Anda.Setelah data telah disalin atau dipotong dari sebuah dokumen, maka Anda dapat tempel ke dokumen lain, atau dokumen yang sama, dengan mengambil informasi tersebut dari clipboard menggunakan perintah Tempel.
Cukup memindahkan kursor Anda ke lokasi di mana Anda ingin data yang akan disisipkan ke dalam dokumen Anda dan kemudian pilih salah satu metode untuk menyisipkan data.
  • Ketika kursor berada di lokasi di mana Anda ingin data yang akan disisipkan tekan Kontrol tombol dan V tombol di bagian yang sama untuk menyisipkan data.
  • Mengklik kanan pada dokumen dan mengklik Paste.
  • Jika ada menu Edit Anda dapat mengklik Mengedit dan kemudian klik pada Menempelkan.
Setelah Anda menggunakan salah satu dari perintah di atas data yang terdapat di papan klip sekarang akan disisipkan ke dalam dokumen.

Cara Mengcut File/Folder

Cut file/folder


Saat menulis atau menggunakan program Microsoft Word kemudian ditengah-tengah pengerjaan anda ingin menyalin tulisan yang sama di tempat yang berbeda baik pada satu dokumen yang sama maupun pada dua dokumen yang berbeda. Daripada menghapus kalimat yang telah dicetak panjang atau menulis kembali paragraf yang sama pada dokumen lain, yang tentunya akan sangat merepotkan. Mengapa tidak gunakan fitur yang tersedia pada komputer.   Program tersebut dinamakan dengan Cut dan Copy.
Berikut cara untuk memotong (Cut) dokumen pada komputer:
Untuk menc-Cut dan paste teks dokumen Word, caranya hampir sama dengan cara men-copy paste teks word seperti dijelaskan diatas. Bedanya, ketika Anda memilih tabs Home atau klik kanan pada mouse, perintah selanjutnya yang harus Anda pilih adalah "Cut"
Silakan perhatikan gambar di bawah ini

Cut dengan tabs Home
Cut dengan Klik Kanan Mouse

Tips :
Anda dapat melakukan copy, cut dan paste dengan menggunakan tombol-tombol di keyboard, sehingga pekerjaan Anda lebih praktis. Karena Anda tidak akan bolak-balik menggunakan mouse untuk memilih menu-menu yang ada. Caranya sangat mudah, silakan perhatikan rumus berikut. 
Copy = Tekan "Ctrl + C"
Cut = Tekan "Ctrl + X"
Paste = Tekan "Ctrl + V"
Dengan cara ini, sangat memungkinkan membantu mempercepat kinerja Anda, karena Anda hanya fokus pada keyboard saja untuk mengetik dan melakukan copy, cut dan paste. 

Cara Merubah File dengan cara Mengganti Nama (rename)

Cara Merubah File dengan cara Mengganti Nama (rename) 

1. Ganti Pengaturan dalam Folder Option anda, agar suatu File yang di Rename dapat berganti Format, Caranya Pada Jendela Windows Explorer --> Klik Menu Tools --> Kemudian Pilih Folder Option..



2. Dalam Folder Option Hapus Centang yang bertuliskan Hide extension for known file types , Kemudian klik OK untuk Menyimpan pengaturan tersebut.


3. Kembali ke File Game yang akan anda rubah, kurang lebih File nya seperti ini.


4. Kemudian Rename / Ganti atau tambahkan kata .iso dibelakang nama File tersebut


5. Format File anda pun kini sudah berganti menjadi .iso
 

Cara Menghapus File/Folder

Cara menghapus folder yang tidak bisa dihapus di komputer
Pernahkan kamu menjumpai keterangan seperti di bawah pada saat kau menghapus folder atau file yang ada di windows:
1. Cannot delete file: Access is denied, There has been a sharing violation,
2. The source or destination file may be in use,
3. The file is in use by another program or user,
4. Make sure the disk is not full or write-protected and that the file is not currently in use,
5. Cannot Delete Program : it is being used by another person or program,
6. Atau pesan lainnya yang intinya menyatakan bahwa file atau folder tersebut tidak dapat dihapus dikarenakan ada hal-hal tertentu yang menghalaginnya.

Untuk menghapus nya sebenarnya bisa dilakukan tapi itu sangat sulit untuk dilakukan oleh pemula bukan?.Penyebab nya pun beragam,bisa dari file yang akan kita hapus merupakan file system windows,file virus,atau mungkin file/folder tersebut sedang digunakan oleh program lain

Nah,bagi kamu yang tidak ingin bingung mengenai cara menghapus File/Folder yang tidak bisa dihapus,saya ingin memperkenalkan sebuah tool yang bernama Unlocker,fungsi unlocker tidak hanya bisa menghapus file,akan tetapi juga berfungsi untuk me-rename dan memindahkan file.
Baiklah Berikut cara menghapus File/Folder yang tidak bisa dihapus:
1.Download Progam Unlocker
   Untuk windows 7 64 Bit disini
   Untuk windows 7 32 bit disini
2.Install Progam unlocker
3.Pilih File yang ingin dihapus



4.Klik kanan,kemudian Klik unlocker,pilih delete,Klik OK


Dan,file yang tidak bisa dihapus akhirnya bisa terhapus.
Caranya sama dalam menerapkan untuk menghapus folder

Cara Menghapus File/Folder yg Susah Dihapus Di Windows XP Tanpa Aplikasi

Setelah sebelumnya saya pernah membuat tutorial cara menghapus file yg dihapus, tetapi tutorial tersebut hanya berlaku pada windows 7 dan windows 8, dan untuk windows xp memang memiliki cara yg sedikit berbeda.
Untuk file/folder yg susah untuk dihapus memang sering kita temukan terutama pada komputer yg sudah terjangkit oleh virus, karena memang penyebab sebuah file/folder yg susah dihapus kemungkinan besar adalah virus, virus menyebabkan komponen/struktur dari file tersebut rusak, sehingga akan sulit untuk dihapus, dan jika tidak ditangani dengan cepat virus yg bersarang pada file tersebut akan menyebar pada folder dan file-file lainnya untuk menghapus file yg sudah menjadi sarang virus tersebut pun kita akan menggunakan cara yg sedikit memaksa, tetapi kita coba terlebih dahulu tanpa menggunakan aplikasi.
Dan silahkan kalian ikuti panduan berikut ini.

1. Buka "folder options" yg ada pada menu "tools".

2. Buka menu "view", lalu hilangkan tanda centang pada entry "use simple file sharing (recomemended).

3. Selanjutnya klik kanan pada file/folder yg susah dihapus, kemudian pilih "propertise-->security-->user-->Advenced"
   bbm        

4. Maka akan muncul jendela baru, lalu pilih pada profil "user", kemudian klik "edit".

5. Setelah muncul tampilan seperti gambar berikut ini, beri tanda centang pada semua bagian yg ada pada kolom "allow"

6. Selanjutnya keluar dari menu propertise tadi dengan cara klik "ok".

Cara Melakukan Move File/Folder

Cara Menambahkan Copy atau Move To Folder di Klik Kanan Windows


Bagi kamu yang sering bekerja dengan banyak folder, mungkin sering melakukan copy atau move folder merasa ribet kalau harus membuka dan menutup Windows Explorer. Tetapi semua permasalahan kamu itu akan hilang jika kamu menggunakan trik WinPoin yang satu ini. Kali ini WinPoin akan memberikan tutorial cara menambahkan copy atau move to folder di klik kanan Windows pada konteks menu. Kamu bisa menggunakan tutorial ini untuk Windows 7 dan Windows 8 dan harus menggunakan administrator untuk tutorial ini.
Nantinya kamu akan melihat menu Copy to folder atau move to folder di klik kanan saat kamu mengklik file atau folder di Windows 7 atau 8. Menu ini juga akan muncul di Taskbar Windows Explorer, tetapi di Windows 7 akan muncul di Menu Bar bagian Edit sedangkan Windows 8 akan muncul di tab Home.


Cara Menambahkan Copy atau Move To Folder di Klik Kanan Windows

Pertama-tama download file zip di bawah ini dan extract file tersebut.

Akan ada 4 file registry di dalam file zip tersebut, untuk menambahkan copy dan move di klik kanan, klik kanan pada file registry Add_Copy_To_Folder dan Add_Move_To_Folder dan pilih Merge.

Kemudian setujui semua window yang muncul, klik Yes, Yes dan OK.

Sekarang Log off atau restart komputer kamu.

Untuk menghilangkan menu Copy atau Move to folder, kamu hanya perlu merge pada file registry Remove_Copy_To_Folder dan Remove_Move_To_Folder.

Warm Booting dan Cold booting

Warm Booting dan Cold booting


·         Warm Booting 
 
     Warm Booting berasal dari kata Warm yang berarti Panas dan Booting yang berarti Proses menghidupkan computer. Maka bila disatukan Warm Booting proses penghidupan komputer (kembali) dimana pada saat komputer tersebut dalam keadaan hidup (panas) atau disebut bahasa lainLalu yang berikut ini merupakan Cara dan proses yang terjadi pada saat Warm Booting;
Metode-metode melakukan Warm Boot:
1. Pastikan komputer masuk pada Sistem Operasi. Lakukan lah restart pada komputer anda pada tombol start dan restart.
2. Pencet tombol restart yang ada pada casing PC.
3. Dan Warm Booting pun berhasil dilakukan.
Proses yang dialami ketika Warm Boot:
1. PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
2. BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/”
3. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
4. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
5. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
6. Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
7. Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
8. Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
9. PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”
14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”nya melakukan reboot atau restart pada komputer tersebut.
·        Cold Booting : 
 
      Arti dari Cold Booting yaitu kata Cold yang berarti Dingin dan kata Booting yang berarti Proses menghidupkan komputer. Maka bila disatukan Cold Booting adalah proses menghidupkan komputer pada saat komputer dalam keadaan mati ataupun (dingin).
Berikut ini merupakan Cara dan proses yang terjadi pada saat Cold Booting;
Cara melakukan Cold Boot:
1. Tancapkan Kabel Power ke stop kontak
2. Pastikan peralatan komputer (monitor, keyboard, mouse, dll)  terpasang dengan benar.
3. Pencet tombol power pada casing PC dan juga pada monitor, dan kitapun berhasil melakukan Cold Booting.
Proses yang dialami ketika Cold Booting:
1. PSU. “Ketika arus listrik dalam keadaan baik, maka PSU (Power Supply) akan mengirimkan sinyal ke chip-chip motherboard bahwa komputer siap dinyalakan.”
2. BIOS ROOM. “BIOS ROM akan mengluarkan program BOOT, yang kemudian akan dicek dan dilihat oleh Processor untuk tahap selanjutnya/”
3. Jika ketika proses BOOT terjadi kesalahan maka BIOS akan memberikan kode POST error seperti kode beep atau kode post pada layar. Dan proses akan terhenti sampai masalah terselesaikan.
4. BIOS pada VGA card akan mengecek keadaan VGA tersebut dan kemudian mengidentifikasinya.
5. BIOS utama akan mencari hardware-hardware yang menggunakan BIOS.
6. Start Up. “BIOS akan menampilkan layar start up pada layar monitor.”
7. Memory BIOS. “BIOS akan menguji keadaan memori (RAM)”
8. Hardware BIOS. “BIOS akan mencari dan menguji hardware-hardware yang tersambung dengan komputer.”
9. PnP (Plug and Play) BIOS. “BIOS akan membaca dan konfigurasi hardware atau perangkat PnP (USB Flash Disk, Printer, USB Keyboard, USB Mouse, dll) secara otomatis.”
10. BIOS Screen Configuration. BIOS akan menampilkan kesimpulan konfigurasi.
11. BOOT Drive. “Bios akan mencari drive untuk melakukan boot seperti yang diatur pada boot sequence.”
12. BOOT Record. “Setelah proses pencarian drive selesai, BIOS akan mencari frist boot device dalam urutan yang memiliki MBR (Master Boot Record) dalam Harddrive, Floppy, atau CD Drive.”
13. Operating System. “BIOS memulai proses boot pada sistem operasi yang ada pada drive.”

14. Error. “Jika BIOS tidak menemukan BOOT Table Hardware, maka sistem akan berhenti.”